Syalom.
Selamat bertemu kembali teman-teman dalam blog ini. Sudah sangat lama saya tidak mengupdate informasi-informasi dalam blog ini. Pada kesempatan ini saya ingin mensharekan kepada teman teman tentang perkembangan Kurikulum 2013 yang selama ini telah saya ikuti.
Tahun 2014 ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan beberapa Permendikbud baru untuk menggantikan beberapa permendikbud yang telah diterbitkan di tahun 2013 sehubungan dengan Kurikulum 2013. Secara kebetulan saya setelah berselancar kesana-kemari, menemukan adanya blogger yang mengupload permendikbud tersebut yaitu pada langittoejoeh.blogspot.com. Maka dengan ini saya mencoba mensharekan kepada teman-teman. Silahkan untuk klik link berikut ini.
Demikian sementara yang dapat saya sharekan kepada teman-teman sehubungan dengan beberapa permendikbud yang sudah saya dapatkan. silahkan klik dan download. Untuk permendikbud yang lainnya menyusul.
Semoga bermanfaat.
Syalom
L. Atrik W
Kamis, 06 November 2014
Minggu, 06 Oktober 2013
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI
Kurikulum 2013 telah dikumandangkan dan
telah dilaksanakan secara terbatas pada sekolah-sekolah yang telah ditunjuk
oleh pemerintah mulai tahun pelajaran 2013/2014 ini. Banyak guru yang telah diberi
sosialisasi dan bahkan sudah didiklat oleh para instruktur. Namun demikian
masih banyak guru yang belum mengetahui secara gamblang Kurikulum 2013
tersebut. Hal ini juga dialami oleh Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi
Pekerti. Berdasarkan pengalaman beberapa kali menyampaikan sosialisasi
Kurikulum 2013 untuk Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti, banyak dijumpai
Guru PAK yang belum mengetahui atau menerima berbagai kelengkapan dari
Kurikulum 2013 untuk Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti.
Oleh karena itu, saya ingin mencoba
berbagi dengan teman-teman GAKat tentang materi yang saya sampaikan dalam
sosialisasi Kurikulum 2013 untuk Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti.
Materi ini mungkin sama atau mungkin juga ada sedikit perbedaan dengan materi
yang disampaikan oleh teman-teman anggota
pengembang kurikulum 2013 untuk PAK yang lain, yang juga mengadakan sosialisasi ke
daerah-daerah. Saya berharap perbedaan yang ada bukan untuk dipertentangkan,
tetapi untuk saling melengkapi dan saling mengisi.
Segala masukan ataupun usulan dari
teman-teman Guru Agama Katolik untuk semakin menyempurnakan materi ini sangat
saya butuhkan. Dengan demikian apa yang akan kami rencanakan dalam menyusun
kegiatan dan materi pelatihan bagi Guru PAK dapat semakin sesuai dengan yang
diharapkan oleh teman-teman Guru Agama Katolik.
Sekedar
informasi pula bahwa pelatihan bagi Guru PAK akan dilaksanakan pada tahun
anggaran 2014 oleh Bimas Katolik Kemenag. Jadi siap-siap saja untuk teman-teman
nantinya melaksanakan diklat Kurikulum 2013 untuk Mapel Pendidikan Agama
Katolik dan Budi Pekerti di tahun 2014.
Berikut silahkan di klik untuk beberapa materi yang saya
sampaikan dalam sosialisasi Kurikulum 2013 Mapel Pendidikan Agama Katolik dan
Budi Pekerti.
Untuk
Bukunya, silahkan download di web resmi Kemdikbud. Teman-teman harus mendaftar
dahulu dalam web tersebut, sehingga dapat mendownload semua buku BSE yang ada. Alamat
linknya klik disini
Demikian yang dapat saya sampaikan kepada teman-teman
Guru Agama Katolik, semoga bermanfaat.
Selamat melaksanakan tugas perutusan dari Yesus untuk
menjadi pewarta kabar sukacita-Nya.
Syalom
L. Atrik W.
Selasa, 19 Februari 2013
PERANGKAT PEMBELAJARAN PAKat SMP 2012/2013
Perangkat
Pembelajaran merupakan administrasi yang penting dan harus dibuat oleh Guru
sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam menyusun Perangkat
Pembelajaran, terutama dalam menyusun Silabus dan RPP, setiap Guru hendaknya
berkreasi dan berinovasi dalam penyusunannya, sehingga Guru
dapat pula melakukan kegiatan Pembelajaran yang kreatif dan penuh dengan
inovasi-inovasi. Guna menambah perbendaharaan bagi teman-teman Guru Pendidikan
Agama Katolik tingkat SMP, maka pada blog saya ini saya sharingkan perangkat
pembelajaran yang telah saya buat sesuai dengan format yang disepakati di
sekolah kami. Semoga Perangkat pembelajaran ini dapat menjadi salah satu bahan
pembanding ataupun bahan untuk memperkaya teman-teman sekalian.
Saya sangat sadar
bahwa perangkat pembelajaran yang saya buat ini sangatlah jauh dari sempurna.
Olehkarenanya saya berharap bahwa perangkat Pembelajaran ini disempurnakan dan
disesuaikan dengan keadaan di sekolah teman-teman. Untuk PROTA dan PROMES, yang
saya sampaikan disini hanya berupa formatnya saja.
Bagi teman-teman yang
ingin memperkaya dengan pengalaman saya ini, silahkan saja download link
dibawah ini.
Adapun Perangkat pembelajaran
yang saya buat di Tahun Pelajaran 2012/2013 ini antara lain:
A.
PROTA DAN PROMES
B.
PEMETAAN SK-KD
C.
SILABUS
D.
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
Bagi Teman-teman yang
juga ingin berbagi dan mensharingkan Perangkat Pembelajaran melalui Bog saya
ini, silahkan mengirimkan ke alamat email saya: loren.atrik@yahoo.com
atau dialamat lorensius.wibawa@yahoo.com
Semoga
hal ini berguna bagi teman-teman semua.
Syalom
L.
Atrik Wibawa
Sabtu, 11 Agustus 2012
PEMBINAAN GURU AGAMA KATOLIK PNS TINGKAT JAWA BARAT
Teman-teman yang terkasih, pada hari Jumat sampai dengan hari ini, Minggu 12 Agustus 2012, telah dilaksanakan suatu kegiatan Pembinaan Guru Agama Katolik PNS se Propinsi Jawa Barat yang dilaksanakan oleh Bimas Katolik Kementerian Agama Kantor Wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Sangga Buana Cipanas. Setelah selesai dilaksanakan untuk Gueu Agama Katolik PNS, selanjutnya pada hari Minggu itu pula akan dilanjutkan dengan Pembinaan Guru Agama Katolik Non PNS sampai dengan hari Selasa 14 Agustus 2012. Berbagai materi telah disampaikan oleh nara sumber baik dari LPMP Jawa Barat maupun dari Bapak Fidelis Waruwu.
Dari LPMP Jawa Barat hadir sebagai narasumber adalah DR. Muslihuddin,M.Pd yang banyak memberikan masukan tentang Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Penilaian Keprofesian berkelanjutan (PKB). Dari apa yang sudah disampaikan, ternyata mulai tahun 2013, semua Guru harus mendapatkan PKG oleh atasannya dalam satu tahun 2 kali yaitu penilaian formatif pada awal tahun dan penilaian sumatif pada akhir tahun. Hasil
penilaian formatif digunakan sebagai dasar penyusunan profil dan perencanaan
program PKB/PKR tahunan bagi guru.
Hasil penilaian sumatif
digunakan untuk memberikan nilai prestasi kerja guru (menghitung perolehan
angka kredit guru pada tahun tersebut)
Setelah itu, dilanjutkan pemberi materi oleh Bp. Ujang Hendra,S.Pd.M.Pd yang banyak memberikan masukan tentang Media Pembelajaran.
Bapak Fidelis Woruwu, memberikan pelatihan dan praktik langsung bagaimana membuat Media pembelajaran dengan menggunakan Powerpoint. Para peserta pembinaan dibimbing oleh beliau dari awal membuka powerpoint, mulai menulis di powerpoint sampai dengan membuat animasi dalam powerpoint. Selain itu juga, peserta diajarkan bagaimana cara memasukkan gambar, video atau musik kedalam powerpoint. Pelatihan yang sungguh menyenangkan dan sangat menyentuh kebutuhan riil dari para Guru Pendidikan Agama Katolik. Dimana diera digital dan era ICT ini, hal yang sudah menjadi keharusan bahwa seorang Guru, termasuk Guru Agama Katolik menguasai ICT yang sangat berguna dalam mengembangkan media pembelajaran PAK. Setelah berlatih membuka dan mengoperasikan Powerpoint, peserta diminta untuk membuat media pembelajaran sesuai dengan RPP yang sudah dipilih oleh peserta masing-masing.
Dibagian akhir berita ini, akan saya share-kan kepada teman-teman beberapa materi yang didapat dalam pembinaan ini.
Sebelumnya, berikut ini saya sampaikan beberapa foto kegiatan pembinaan ini.
| DR. Muslihudin dan Bp. Ujang Hendra |
| Peserta asyik berjoged |
| Ikutan mendampingi sesama teman |
| Ngajari peserta yang agak ...... |
| Dengan sabar memandu peserta |
| Satu persatu dibimbing |
| Game komunikasi |
| Gerakan brain gym |
| Ini dia seluruh peserta |
Demikian teman-teman berita kegiatan Pembinaan Guru Agama Katolik PNS Jawa Barat. Berikut beberapa file yang dapat saya share-kan pada teman teman. Silahkan download materinya di bawah ini dengan cara klik link dibawah ini.
Untuk materi Belajar Powerpoint bersama Bp. Fidelis, karena tidak ada modulnya, tetapi praktik langsung. Bagi teman-teman yang menginginkan cara untuk membuat Powerpoint sederhana, dalam blog saya sudah di upload dalam berita sebelumnya. Silahkan untuk dioparak-oprak saja nanti juga ketemu.
Terima kasih, Tuhan memberkati.
Terima kasih, Tuhan memberkati.
Syalom
L. Atrik Wibawa
Rabu, 01 Agustus 2012
KEGIATAN PELATIHAN AUDIOVISUAL GAKat KEUSKUPAN BOGOR
Pada hari Kamis, 2 Agustus 2012 yang lalu, Komisi Kateketik Keuskupan Bogor mengadakan pelatihan Audiovisual bagi Guru Pendidikan Agama Katolik. Kegiatan ini dilaksanakan diruang pertemuan Gereja Katolik Paroki St. Fransiskus Assisi, Sukasari Bogor. Pelatihan/ belajar bersama ini dihadiri oleh 35 orang Guru PAKat baik tingkat SD, SMP maupun SMA yang berkarya di Keuskupan Bogor. Pelatihan ini dimulai pukul 09.00 dan diakhiri pukul 14.30. Pelatihan ini dibuka oleh Bp. Ignatius Lana selaku wakil ketua KOMKAT Keuskupan Bogor. Pada kesempatan pembukaan ini, Pak Ignas menyampaikan salah satu kegiatan terakhir yang dilaksanakan oleh Komkat adalah pembuatan buku bunga rampai katekese oleh seluruh anggota Team KOMKAT Keuskupan Bogor. Kemudian Romo Dwi Karyanto selaku Ketua Komkat Keuskupan Bogor juga menyampaikan tujuan dari belajar bersama/ pelatihan Audiovisual bagi Guru PAKat ini.
Saya bersama dengan ibu Ratih, selaku penanggung jawab divisi Audiovisual Komkat Keuskupan Bogor, melanjutkan kegiatan dengan memandu teman-teman GAKat untuk belajar bersama pembuatan Audiovisual dalam Pembelajaran PAKat. Pelatihan ini pertama-tama diisi dengan materi pembuatan media Powerpoint secara sederhana. Hal ini karena permintaan teman-teman bahwa belum semuanya bisa untuk membuat media Powerpoint, sehingga diminta untuk membuat powerpoint dari dasar. Setelah itu dilanjutkan dengan mengevektifkan Powerpoint dengan menggunakan Hyperlink. Pengevektifan Powerpoint dengan Hyperlink ini sangat bermanfaat bagi proses pembelejaran, terutama jika guru ingin mengadakan penilaian dengan menggunakan Quis.
Berdasarkan masukan dari teman-teman pula, karena banyak teman yang laptopnya belum terinstal Youtube Downloader, maka saya mencoba untuk memberikan salah satu trik bagaimana cara yang menurut saya cukup mudah untuk mendownload video dari Youtube. Materi yang sudah saya persiapkan yang terakhir adalah "Mengedit Video dengan menggunakan Program Windows Movie Maker". Namun karena keterbatasan waktu, dimana beberapa teman masih ada kegiatan lain, termasuk beberapa yang harus berangkat ke Muntilan untuk mengikuti Pertemuan Regio Jawa Komisi PSE, maka materi tersebut tidak jadi kita sampaikan. Namun Powerpoint yang berisi langkah-langkah dalam mengedit video dengan menggunakan WMM, tetap saya upload dalam blog ini dengan harapan teman-teman GAKat dapat belajar sendiri. Mudah-mudahan materi yang saya sharekan ini berguna bagi teman-teman GAkat semua.
Materi Pelatihan Audiovisual bagi Guru Agama Katolik dapat di download dan tinggal klik link dibawah ini.
Demikian berita tentang kegiatan KOMKAT Keuskupan Bogor untuk Guru Agama Katolik. Semoga hal ini bermanfaat. Tuhan Memberkati.
Syalom
L. Atrik Wibawa
Kamis, 03 Mei 2012
MATERI KURSUS KATEKESE KEUSKUPAN BOGOR
Dalam rangka untuk semakin meningkkatkan jumlah para pewarta dari paroki-paroki di Keuskupan Bogor, serta untuk memberikan bekal bagi para pewarta Paroki di Keuskupan Bogor, maka Komisi Kateketik Keuskupan mengadakan Kursus Katekese bagi seluruh umat yang berminat untuk menjadi pewarta. Kursus ini telah dilaksanakan sejak September 2011 dan akan diakhiri dengan Retret Perutusan pada tanggal 12 sampai dengan 13 Mei 2012. Pada awalnya, yaitu pada Triwulan pertama, Kursus ini diikuti oleh sekitar 80 peserta, namun pada periode triwulan ke dua, peserta kursus berkurang menjadi sekitar 60 orang. Kursus ini dilaksanakan setiap hari Minggu, dimulai pukul 14.00 sampai dengan 17.00 bertempat di Ruang serba guna SMA Regina Pacis Bogor. Pengajar/ pemberi materi dalam kursus ini antara lain para Pastor Keuskupan Bogor, Para Katekis dan Team Komkat Keuskupan Bogor. Pelaksanaan Kursus telah berjalan dengan lancar. Berikut saya sampaikan beberapa materi Kursus yang sudah saya dapatkan dalam bentuk PPT. Silahkan bagi para peserta Kursus untuk mendownload materi tersebut, juga bagi siapa saja yang berkehendak baik untuk mengembangkan pewartaan dimanapun berada, dengan cara meng-Klik Link dari judul-judul materi Kursus Katekese di bawah ini.
MATERI KURSUS KATEKESE TRI WULAN PERTAMA
Bentuk PPT :
1. Kemampuan manusia mengenal Allah
2. Public Speaking 1
3. Public Speaking 2
4. Proses Berkatekese
5. Sakramentologi
6. Inisiasi
7. Katekese inisiasi Kristiani
8. Pengantar Katekese Umat
MATERI KURSUS KATEKESE TRI WULAN KEDUA
Bentuk PPT:
1. Apologetik
2. Dasa Firman
3. Peran Fasilitator dalam Katekese
4. Katekese Ansos
5. Langkah dalam Katekese Ansos
6. Mendengarkan Tuhan
7. Psikologi Manusia
8. Media Audiovisual dalam Katekese
Demikian materi-materi Kursus Katekese yang sudah saya dapat dari narasumber yang mengajar dalam Kursus Katekese di Keuskupan Bogor. Untuk Materi/ bahan lain, saya belum mendapatkan dari narasumber, sehingga saya belum dapat mengupload dalam Blog ini. Demikian yang dapat saya sampaikan khususnya bagi para peserta Kursus Katekese, dan semoga bermanfaaat bagi karya pewartaan.
Syalom
L. Atrik Wibawa
Selasa, 13 Maret 2012
PESAN PRAPASKAH 2012 PAUS BENEDICTUS XVI
Teman-teman yang terkasih, pada pagi hari ini saya mendapatkan kiriman dari ketua Yayasan dimana saya bertugas, sebuah file yang berisi Pesan Prapaskah 2012 Paus Benedictus XVI. Setelah saya baca, isinya begitu baik dan bagus. Mungkin teman-teman ada yang belum mendapatkan file tersebut, maka pada kesempatan ini saya mempostingkan isi pesan Prapaskah 2012 pada blog ini. Pesan ini sebenarnya saya terima dalam bentuk Powerpoint, maka pada kesempatan ini saya sampaikan juga dalam bentuk microsof word. secara detail isi pesan tersebut seperti ini :
Pesan Prapaskah 2012
Paus Benedictus XVI
Marilah kita saling memperhatikan supaya kita
saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik (Ibr 10:24)
Masa prapaskah = waktu yg baik utk
merefleksikan inti hidup kristiani, y.i. CINTAKASIH.
Dengan bantuan Kitab Suci membaharui jalan
iman sbg pribadi mau-pun komunitas.
Jalan itu ditandai oleh doa, derma,
keheningan dan puasa sbg persiap-an Paskah
Marilah kita saling memperhatikan supa-ya
kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Ibr 10:24
Percaya kepada Kristus Imam Agung yang telah
menda-pat pengampunan bagi kita dan mem-buka jalan bagi kita kepada Allah.
Merangkul Kristus membuahkan kebajikan
teologis: 1. Menghadap Allah dg hati yg
tulus ikhlas dan keyakinan iman yg teguh (22). 2. Berpegang teguh pd pengakuan
ttg peng-harapan kita (23). 3. Menjalani
hidup pe-nuh kasih dan peker-jaan baik. Bersama saudara-sau-dara kita
Untuk membangun hidup berdasarkan firman
Tuhan perlu mengambil bagian dalam liturgi dan doa bersama
Mari kita memusatkan diri pada ayat 24 yg
mengandung ajaran aktual ttg ketiga segi kehidupan kristiani: 1. Peduli akan
orang lain 2. Hubungan timbal balik 3. Kekudusan pribadi
1.
“Marilah
kita peduli satu sama lain.”
Peduli – bhs Yunani
ka-tanoein, artinya menga-mati, mencermati
Perhatikanlah burung
gagak yg tidak menabur … namun diberi makan oleh Allah Lk 12:24
Pandanglah kpd Imam
Besar yg kita akui, yaitu Yesus (Ibr 3:1)
Jadi, PEDULI
ber-arti: memandang orang lain, perta-ma-tama Yesus, merasa prihatin satu sama
lain, tidak menyendiri dan cuek terha-dap nasib sauda-ra-saudara kita.
Tetapi sering sikap
kita sebaliknya: tak peduli, tak berminat thd or lain karena egois dgn kedok
‘privacy’. Dewasa ini pun Tuhan memanggil kita un-tuk peduli satu sama lain,
menjadi penjaga satu bagi yang lain. Kain,
di mana Habel adikmu? Aku tidak tahu!
Apakah aku penjaga adikku?
Kita dipanggil untuk
membangun relasi dgn memperhatikan kesejahteraan inte-gral yang lain.
Perintah utama
“kasihilah satu sama lain” minta bhw kita mengakui tanggung jawab kita thd
mere-ka yang seperti kita adalah ciptaan dan anak-anak Allah
Menjadi saudara sbg
sesama manusia, dan sering juga saudara seiman, menolong kita untuk mengenali
org lain sbg alter ego, yang dikasihi Allah tanpa batas. Kalau kita memupuk
cara memandang or lain sbg saudara, maka solidaritas, keadil-an, kemurahan hati
dan belaskasihan akan membual dgn sendirinya dr hati kita.
Paus Paulus VI
berkata bhw dunia kita ini merana krn kurang persaudaraan. “Masyarakat manusia
sakit parah. Sebabnya bukan terlebih krn kekurangan sumber alam, atau karena ulah
segelintir org yg beruntung, tetapi karena melemahnya tali persaudaraan an-tara
pribadi-pribadi dan bangsa-bangsa
(Populorum Progressio 66)
Peduli akan or lain
berarti menginginkan apa yang baik buat mereka: fisik, moral dan spiritual. Kebudayaan zaman ini seo-lah kehilangan rasa
baik dan jahat, namun sangat perlu mengakui bahwa kebaikan itu ada, dan Allah
murah hati dan bertindak dgn murah hati (Mzm 119:68) Kebaikan ialah apa yang memberi, melindungi
dan memajukan kehidupan, persaudaraan dan persatuan.
Tanggungjawab thd or
lain berarti mengingin-kan dan mengusaha-kan kebaikan or lain, dgn harapan
merekapun menjadi peka akan kebaikan dan tuntutan-nya. Peduli or lain berarti
sadar akan kebutuhan mereka.
Alkitab mengingatkan
kita akan bahaya bhw hati kita bisa membatu oleh semacam mati rasa rohani yang
membuat kita kebal thd pende-ritaan orang lain.
Lukas menceritakan
dua perumpamaan: Orang Samaria yang baik dan Perumpamaan si kaya dan Lazarus. Orang Samaria yang baik. Orang Lewi dan imam itu lewat dari seberang
jalan.
Or Samaria menolong. Kedua
perumpamaan merupakan contoh keba-likan dari sikap peduli.
Apa yang menghalangi
kita utk memandang orang lain dgn kasih sayang? Bisa harta milik atau rasa
puas, atau kecenderungan utk mengutamakan kepentingan dan masalahku di atas
segala yang lain.
Jangan biarkan hati
begitu terbungkus oleh masalah dan persoalan sehingga tidak mampu lagi
mendengar seruan orang miskin. Kerendahan hati dan pengalaman penderitaan bisa
membangkitkan dalam diri kita rasa belas kasih dan empati.
“Orang benar mengerti
perkara orang miskin, orang jahat tak mampu memahaminya.” Ams 29:7.
Maka bisalah kita
memahami Sabda Bahagia ini: Berbahagialah org yg berdukacita, krn mrk akan
dihibur. (Mat 5:4) Mereka mampu melihat
lbh jauh dr diri sendiri, dan merasa ikut berduka dg orang lain. Membuka diri bagi or lain dan membuka hati
bagi kebutuhan mrk bisa menjadi kesempatan diselamatkan dan diberkati.
Peduli or lain ber-arti
juga peduli akan kesejahteraan rohaninya.
Ada satu segi hidup
kristiani yg agak-nya sdh terlupa-kan, yaitu
koreksi persauda-raan demi kesela-matan or itu.
Kita sangat peka thd
kesejahteraan fisik dan materi sesama, tetapi hampir bungkam ttg tanggung jawab rohani thp sesama. Tidak
demikian di Gereja purba, dan di komuni-tas-komunitas yang matang imannya. Mrk tidak hanya peduli ttg kesehatan badan sesamanya,
tetapi juga ttg kesehatan rohani sesama serta tujuan terakhir.
Kata Alkitab:
“Kecamlah orang bijak, maka ia akan mengasihi engkau. Nasihatilah or bijak,
maka ia akan lebih bijak. Ajarilah or benar, maka pengetahuannya akan
bertambah.” (Amsal 9:8b-9)
Kristus sendiri
menyuruh kita menegur or yg berdosa: “Apabila sdrmu berbuat dosa, tegorlah dia
di bawah 4 mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu, engkau telah mendapatnya
kem-bali. Jika ia tidak mendengarkan engkau…” (Mat 18:15)
Janganlah ikut
mengambil ba-gian dalam perbuatan2 kege-lapan yg tidak bebuahkan apa2, tetapi
telanjangilah perbuatan2 itu. (Ef 5:11) Memberi ‘koreksi persaudaraan’,
‘menelanjangi perbuatan2 gelap’ = elenchein (Yun)
Or kristiani memp
misi kenabian utk protes thd kejahatan yg dilakukan orang2 angkatannya.
Tradisi Gereja
menganggap menasihati or ber-dosa sbg salah satu karya belaskasihan. Penting
memulihkan kembali dimensi kasih Kristiani ini.
Dewasa ini ada banyak
or kristiani krn sungkan atau ta-kut repot lebih suka diam saja dp mengingatkan
sdr2nya thd cara berpikir dan cara bertin-dak yang berlawanan dengan kebenaran
dan tidak mengikuti jalan kebaikan.
Jangan diam saja
berhadapan dg kejahatan!
Teguran kristiani tak
pernah diberi utk memper-salahkan atau menuduh, tp selalu timbul dari kasih dan
belaskasihan, dari kepedulian sejati untuk kebaikan orang itu.
Kata S. Paulus:
“Kalau seo-rang kedapatan melaku-kan suatu pelanggaran, maka kamu yg rohani,
hrs memimpin or itu ke jalan yg benar dlm roh lemah lembut, sambil menjaga
dirimu sendiri spy kamu juga jangan kena pencobaan.” (Gal 6:1)
Dlm dunia yg diresapi
oleh individualisme, sa-ngat penting utk menemukan kembali penting-nya koreksi
persaudaraan, shg kita bisa berja-lan bersama menuju kekudusan.
Kata Alkitab, “Or
benar ja-tuh tujuh kali.” (Ams 24:16)
Kita semua lemah dan
tidak sempurna “Jika kita berka-ta bhw kita tidak berdosa, kita menipu diri dan
kebenaran tidak ada di dalam kita. (1Yoh 1:8)
Jadi membantu or
lain, dan menerima bantuan or lain spy lebih terbuka thd kebenaran ttg diri
sendiri, memperbaiki hidup dan berjalan dg lebih benar di jalan Tuhan,
merupakan pela-yanan yang amat penting.
Kita selalu
mem-butuhkan pan-dangan yg me-ngasihi dan me-nasihati, yang mengetahui dan
memaklumi, yg menimbang-nim-bang dan mengam-puni. Begitu juga Tuhan berbuat thd
diri kita. (bdk Luk 22:61)
2.
Peduli
satu sama lain, anugerah timbal balik
Masyarakat zaman ini
buta thd penderitaan fisik serta tuntutan rohani dan moral kehidupan. Hidup
hanya terbatas pd hdp di bumi ini. Perspektif eskatologis tidak dilihat, norma
mo-ral tergantung dari kebebasan pribadiku. Janganlah demikian dalam komunitas
Kristiani! “Marilah kita mengejar apa yg mendatangkan damai sejahtera dan yg
berguna utk saling membangun.” (Rm 14:19)
“Setiap org di
an-tara kita hrs men-cari kesenangan sesama kita demi kebaikannya utk
membangunnya.” (Rm 15:2) “Aku pun berusaha menyenangkan hati semua org dlm sgl
hal, bukan utk kepen-tinganku sendiri,
melainkan utk kepen-tingan or banyak, spy mrk beroleh sela-mat.” (1Kor 10:33)
Saling mengoreksi dan
saling mendukung dgn rendah hati dan penuh kasih harus menjadi bagian dari
kehidupan komunitas kristiani.
Murid2 pertama,
bersatu dg Yesus melalui Ekaristi, hidup dlm persau-daraan terikat satu sama
lain seperti satu tubuh. Itu berarti, yg lain adalah bagian dariku, hidup dan
keselamatannya menyangkut hidup dan keselamatanku sendiri. Eksistensiku terkait
dg eksistensi or lain, dalam hal yang baik maupun hal yang buruk.
Baik dosa maupun
per-buatan kasih punya dampak sosial. Hubungan timbal balik itu nampak dlm
Gereja= Tubuh Mistik Kristus. Umat terus bermati raga dan mohon ampun atas dosa
para anggotanya, ttp juga bersuka-cita atas kebajikan dan kasih yang ada di
te-ngahnya. “Anggota2 yang berbeda-beda itu harus saling memperhatikan”, (1Kor
12:25) karena kita ini satu tubuh.
Perbuatan kasih kpd
sdr2 mis-kin, spt memberi derma, yg dgn doa dan puasa menjadi ci-ri khas prapaskah,
berakar dalam kenyataan bhw kita bagian satu sama lain. Or Kristiani juga bisa
mengungkapkan keterli-batannya dalam satu Tubuh Kristus = Gereja, dgn
keprihatinan konkret thd or termiskin. Saling peduli juga berarti mengakui dan bersyu-kur atas kebaikan dan
keajaiban yang dilaku-kan Tuhan yg Mahabaik dalam diri orang lain.
Bila or. Kristiani
melihat Roh Kudus bekerja dalam diri orang lain, mau tak mau mereka bersyukur dan memberi
kemuliaan kepada Bapa di surga. Mat 5:16
3.
Untuk
membangkitkan jawaban kasih dan perbuatan baik
Marilah kita saling
memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pe-kerjaan
baik Ibr 10:24. Kata2 itu mengajak kita merefkesikan panggilan kita semua
menjadi kudus, Menempuh jalan kehi-dupan
rohani sementara kita berusaha memperoleh karunia yg paling utama, yaitu
KASIH. (1Kor 12:31 – 13:13)
Peduli satu sama lain
akan memacu kasih yg semakin besar,
bagaikan CAHAYA FAJAR, yang kian bertambah terang sampai rembang rengah hari.
(Amsal 4:18)
Sayangnya, selalu ada
godaan utk menjadi suam-suam kuku, memadamkan roh, menolak utk mengembangkan
talenta yg kita terima untuk kebaikan diri kita sendiri dan sesama (bdk Mat
25:25 dst
Kita semua telah
menerima kekayaan rohani dan materi yang diberi utk meng-genapi rencana Allah,
demi kebaikan Gereja dan keselamatan kita. (Luk 12:21b, 1Tim 6:18) Dalam
kehi-dupan iman, orang yang tidak maju, pasti mundur.
Kita diundang menjadi
or kristiani yg unggul. Kebijaksanaan Gereja utk mengakui dan me-nyatakan
orang-orang tertentu sbg or kudus ialah spy kita meneladan mereka.
Dunia menuntut dari or kristiani kesaksian
yang dibaharui akan kasih dan keseti-tiaan kpd Tuhan. Semoga kita merasa kebutuhan mendesak utk
saling mendahului dlm cintakasih, pelayanan dan perbuatan baik (Ibr 6:10).
Panggilan itu terlebih mendesak di masa Prapaskah ini
Terimalah salam dan doaku. Semoga masa
Prapaskah anda diber-kati dan menghasilkan buah-buah baik.
Saya mempercayakan anda kepada Santa Pe-rawan
Maria dan de-ngan sepenuh hati me-nyampaikan berkat Apostolikku.
Dari Vatikan,
Benediktus XVI
Jika
ada yang menginginkan pesan Prapaskah ini dalam bentuk Powerpoint, silahkan
klik link dibawah ini.
Demikian
hal yang dapat saya sharingkan kepada teman-teman semuanya. Semoga bermanfaat.
Syalom
L.
Atrik Wibawa.
Langganan:
Postingan (Atom)